KKB Menuding TNI-Polri Lakukan Pengeboman, Kolonel Herman Bilang Begini

jpnn.com, JAYAPURA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyebar isu di media sosial (medsos) dan media online dengan memfitnah TNI-Polri telah melakukan pengeboman di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Hal itu dibantah Kapendam Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman.
"Tidak benar bila TNI-Polri melakukan pengeboman di Nduga karena itu hoaks atau bohong," kata Kolonel Herman, Rabu.
Dia menegaskan tidak mungkin TNI-Polri melakukan pengeboman karena keselamatan pilot Susi Air Philips Marks Mehrtens dan masyarakat adalah yang utama.
Dia mengaku TNI-Polri bekerja secara profesional dan terukur.
Herman mengatakan KKB saat ini sedang memainkan narasi bahwa korban ada di pihak mereka (playing victim).
"Padahal kenyataannya KKB yang melakukan pembunuhan terhadap masyarakat, tukang ojek, tenaga kesehatan, pekerja bangunan bahkan menyerang aparat keamanan yang sedang melakukan pencarian dan penyelamatan pilot Susi Air Capt Philip Marks Mehtrens," ujarnya.
KKB diharapkan dapat segera melepas Philips Marks Mehrten sehingga tidak ada operasi di wilayah Nduga dan masyarakat dapat melakukan kegiatannya kembali seperti sedia kala.
KKB menyebar isu di media sosial dan media online dengan memfitnah TNI-Polri telah melakukan pengeboman di Kabupaten Nduga.
- Sosok Juwita, Jurnalis Korban Pembunuhan Anggota TNI AL
- Laksdya TNI Erwin S Aldedharma Berpeluang Jadi Panglima TNI
- KMMP Desak Kapolri Tuntaskan Kasus Hukum Robertus Robet
- Tokoh Agama Minta Masyarakat Papua Tak Terprovokasi Isu Pelanggaran HAM
- Korlantas Polri Terapkan Contraflow di Tol Cipali untuk Atasi Kepadatan Arus Mudik
- TNI Kerahkan 66.714 Personel untuk Bantu Amankan Arus Mudik Lebaran 2025