Klaster COVID-19 di Sydney Naik Signifikan, Jumlah Kasus di Melbourne Justru Turun

Sama seperti kemarin, angka kasus baru hari ini merupakan yang terendah selama delapan minggu terakhir.
Baca artikel terkait:
- Pasang surut bisnis warga Indonesia di Melbourne saat 'lockdown' kedua diberlakukan
- Seberapa membantu tunjangan uang dari Pemerintah Australia bagi warga Indonesia yang berhak mendapatkannya?
- Warga Melbourne disarankan menggunakan masker bila keluar rumah dan jika tak bisa jaga jarak
Profesor Brett mengatakan angka infeksi baru saat ini "secara jelas menuju ke arah yang benar".
"Memang belum sampai di bawah 100, tapi saya melihat ini akan terjadi, kalau tidak di akhir pekan, mungkin minggu depan bila tren ini terus berlanjut," kata dia.
Profesor Brett mengatakan walaupun jumlah kasus aktif di panti jompo lebih sedikit dibandingkan beberapa minggu lalu, jumlah kasus harian masih didominasi penularan di panti jompo dan petugas kesehatan.
"Ini memberikan harapan, bahwa kami tahu di mana penularan terjadi, kasus ini bukan misteri, di mana tempat dan orang yang menularkan tidak diketahui sehingga bisa menularkan yang lain," kata Profesor Brett.
Ribuan tahanan Queensland jalani 'lockdown'

Queensland mencatat tiga kasus virus corona baru dalam semalam, yang ditularkan oleh seorang pelatih kantor kepolisian yang dites positif.
Petugas kesehatan di New South Wales mengatakan klaster penularan di kota Sydney berasal dari City Tattersalls Club, di mana belasan orang sudah tertular dan angkanya terus bertambah
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi