KLHK Luncurkan Amdalnet untuk Mempercepat Layanan Amdal, Pertalindo Merespons, Simak
Direktur Jenderal Planologi Kehutanan Tata Lingkungan Kementerian LHK Ruandha Agung Sugardiman mengatakan pembangunan Amdalnet telah dilakukan sejak tahun 2007.
Namun, upaya masif menuju digitalisasi persetujuan lingkungan justru dimulai pada tahun 2021 lalu.
Menurut dia, tuntutan zaman yang cepat dan banyak pemrakarsa yang memasukkan dokumen-dokumen lingkungan kepada Kementerian LHK membuat sistem Amdalnet itu tercipta karena digitalisasi adalah cara yang paling tepat untuk menyelesaikan itu semua.
“Ini bisa mengurai antrean dokumen yang masuk ke KLHK. Amdalnet ini diharapkan mampu mempermudah proses pelayanan dokumen lingkungan hidup,” ujarnya.
Dalam peluncuran Amdalnet, Wakil dari Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) hadir bersama sejumlah pihak terkait lainnya.
Secara khusus, Christian Pasaribu selaku Sekretaris Jenderal I Pertalindo memberi apresiasi kepada KLHK dalam mempercepat berbagai layanan melalui Amdalnet.
“Selain mempercepat layanan, KLHK juga memfasilitasi keterbukaan informasi publik dalam proses penilaian dan pemeriksaan dokumen lingkungan hidup. Ini yang perlu diberi apresiasi dalam pemanfaatan Amdalnet,” ujar Christian seusai bersilaturahmi dengan Menteri LHK Siti Nurbaya dalam peluncuran Amdalnet.
Amdalnet dikelola secara daring dan bisa diintegrasikan dengan sistem informasi lainnya.
KLHK meluncurkan sistem informasi dokumen lingkungan hidup Amdalnet yang mendukung percepatan layanan persetujuan lingkungan. Pertalindo Merespons, simak.
- Menteri LH Minta Kepala Daerah Berkomitmen Menuntaskan Permasalahan Sampah
- 5 Persemaian Skala Besar Diresmikan untuk Mendukung Rehabilitasi Hutan dan Lahan
- Pertalindo Konsisten Mendukung Kompetensi Penyusun Amdal
- Pertalindo dan Pemkot Semarang Sosialisasikan Amdalnet
- Komitmen Mengurangi Sampah, PT Godrej Consumer Products Raih Penghargaan KLHK
- Menteri LH Hanif Faisol Terjun Langsung Bersihkan Sampah di Kali Cipinang