KLHK Tutup Semua Taman Nasional, Wisata Alam dan Suaka Margasatwa

Siti menambahkan pihaknya juga terus berupaya mempertahankan kinerja kelompok usaha kehutanan sosial dengan kecepatan untuk penerimaan bagi kelompok dan pendapatan anggota.
“Sehingga kegiatan masyarakat hutan tidak stagnan,” tegasnya.
Jadi, kata Siti, KLHK berusaha terus mengikuti beberapa kegiatannya seperti juga mempercepat dukungan sarana ekonomi produktif bagi kelompok tani hutan.
“Kami mempercepat bank pesona dan bantuan ekonomi produktif. Percepatan ini menurut Perpres baru dan arahan presiden paling tidak harus dicover dalam empat bulan bisa diselesaikan,” ujarnya.
Siti menambahkan, lembaga konservasi juga terpengaruh karena satwa sudah memperoleh makanan. Biasanya, kata dia, satwa mendapatkan makanan dari retail, supermarket dan lain-lain. “Oleh karena itu ini juga kami tangani dan perlu subsidi untuk pangan satwa,” katanya. (boy/jpnn)
KLHK pun memutuskan menutup 54 taman nasional, 133 wisata alam, dan 73 suaka margasatwa di tengah wabah corona.
Redaktur & Reporter : Boy
- Menikmati Keindahan Sumatra Saat Lebaran, Hutama Karya Tawarkan Wisata Alam di Sekitar Tol Trans-Sumatra
- Pemerintah Menegaskan Tata Kelola Daur Ulang Limbah Baterai EV Sangat Penting
- 2 Terminal PET Raih Proper Hijau dari KLHK
- KLH Menyegel TPS Sementara di Pasar Caringin
- Kabar Australia: Pulau Kanguru Akan Jadi Rumah Bagi Koala
- Taman Nasional Mutis Timau Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya