Klub Anyar Pratama Arhan Pernah Jadi Raja pada Era Awal J League

Pada 2001, Verdy Kawasaki kemudian berpindah home base. Dari Kota Kawasaki menuju Tokyo karena merasa memiliki saingan berat sekota, Kawasaki Frontale.
Oleh karena itu, namanya berganti menjadi Tokyo Verdy.
Namun, mereka harus bersaing dengan klub ibu kota yang juga sudah terkenal dan memiliki basis pendukung sendiri, yakni FC Tokyo.
Masa-masa 2000-an inilah yang menjadi era kelam Verdy.
Pada J League musim 2006, mereka harus mengakhiri perjalanan di posisi papan bawah. Alhasil, mereka terdegradasi.
Pada 2007, Tokyo Verdy bertekad untuk promosi cepat. Mereka mendatangkan pemain asal Brasil yang terkenal dengan postur kekarnya, Hulk.
Performa pemain asingnya itu ternyata cukup bagus dan membawa Verdy bisa kembali promosi ke J1 League.
Saat performa Hulk jadi perhatian tim Eropa sehingga dia kemudian direkrut pada tengah musim oleh FC Porto, Portugal, Tokyo Verdy benar-benar merasakan ketimpangan luar biasa.
Klub anyar Pratama Arhan sejatinya tak bermarkas di Tokyo. Saat masih di Kawasaki, pernah menjadi nama besar di J League
- Mertua Pratama Arhan Bikin Heboh, Ungkap Ada Pemain Timnas Indonesia Pura-Pura Cedera
- Alasan di Balik Kepindahan Sandy Walsh ke Yokohama Marinos
- Sandy Walsh Bukan Pemain Asia Tenggara Pertama di Yokohama Marinos, 1 Bisa Jadi Contoh
- Makin Bertaji, Pratama Arhan Jadi Pemain Muda Terbaik Pekan ke-20 Thai League
- Patrick Kluivert Beri Warning kepada Pemain Timnas Indonesia, Sejumlah Nama Terancam?
- Dilepas Suwon FC, Pratama Arhan Dikontrak Bangkok United