Klub Presiden Bisa Berikan Ide dan Gagasan Besar untuk Kemajuan NKRI

Dia merujuk pada renggangnya hubungan Megawati dan SBY. Kemudian hubungan Megawati dan Jokowi.
"Tentunya publik pun melihatnya masih pesimistis lantaran Megawati dengan SBY saja sudah 20 tahun tidak akur, apalagi dengan Pak Jokowi, itu bisa dikali dua, bisa 50 tahun. Secara psikologi politik, ada tembok tebal yang memisahkan mereka, sulit disatukan,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Heikal yakin bila presiden dan mantan-mantan Presiden Republik Indonesia bersatu dalam klub tersebut maka perpolitikan nasional serta rekonsiliasi di tengah masyarakat Indonesia mudah terwujudkan dengan baik.
"Bisa kita bayangkan dahsyatnya kalau mereka bersatu bukan? Ayo kita sama-sama bergandengan tangan, kolaborasikan pikiran dan kekuatan untuk kemajuan negara dan bangsa Indonesia serta Keutuhan NKRI Harga Mati," pungkasnya. (flo/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Ide dibentuknya Klub Presiden tersebut tentunya bertujuan untuk memajukan Indonesia dan kesejahteraan rakyat.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Prabowo Terima Ucapan Idulfitri 1446 H dari Pemimpin Negara Sahabat
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Prabowo dan Pemimpin ASEAN Atur Strategi
- Tak Ada Alasan Menunda Pengangkatan CPNS & PPPK 2024, BKN Beri Peringatan Tegas
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?