Kolaborasi Koil, Kuburan, dan Doel Sumbang, Eksentrik Serta Bersejarah

Kolaborasi Koil, Kuburan, dan Doel Sumbang, Eksentrik Serta Bersejarah
Koil, Kuburan, dan Doel Sumbang. Foto: Dok. Koilkiller Management/Diki Dukun

Menurutnya, lagu tersebut memiliki tema yang dekat dengan pengalaman sosial, termasuk bagi personel Kuburan lainnya.

Selain itu, lagu ciptaan Doel Sumbang tetap relevan dengan perubahan zaman, menyajikan sindiran terhadap berbagai fenomena di bulan Ramadan yang pada hakikatnya istimewa.

"Ada banyak kenangan masa remaja tentang lagu ini. Kami sering melihat orang-orang dengan kelakuan seperti dalam liriknya," tambahnya.

Tuturut Munding yang sepenuhnya dikerjakan di Bandung pada kuartal pertama 2025, melewati tahap akhir mixing dan mastering oleh Al Azthra Verdijantoro alias Azthraal.

Lagu tersebut dapat didengarkan secara daring di berbagai platform streaming musik, termasuk Spotify, YouTube Music, Apple Music, TikTok, dan Deezer mulai 26 Februari 2025.

Versi video musik tersedia di kanal YouTube resmi Koil, MiTRA iBLiS, sementara video lirik dapat disaksikan di KUBURAN Band Official.

Sebagai nagian dari proyek kolaborasi itu, berbagai versi lagu akan dirilis, termasuk remix dan karaoke.

Lagu Tuturut Munding juga akan diperkenalkan secara langsung ke publik dalam sebuah showcase khusus di Bandung pada hari perilisannya, di YESS Coffee & Eatery, Jalan Gatot Subroto.

Musisi lintas generasi asal Bandung yakni band Koil, grup Kuburan, dan penyanyi Doel Sumbang menghadirkan kolaborasi eksentrik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News