Komandan KRI Layang-635 Berganti Tongkat Komando

jpnn.com, TARAKAN - Komandan Lantamal (Danlantamal) XIII Laksamana Pertama TNI Judijanto menjadi Inspektur upacara (Irup) dalam acara serah terima jabatan Komandan KRI Layang- 635 dari Letkol Laut (P) Isak Rapang kepada Mayor Laut (P) Lustia Budi bertempat di Dermaga Mamburungan Lantamal XIII Tarakan, Rabu (19/12/2018).
Danlantamal XIII Tarakan dalam amanatnya menyampaikan pergantian pejabat Komandan KRI di lingkungan TNI Angkatan Laut memiliki makna penting dan strategis, sebagai perwujudan proses pembinaan organisasi dan personel secara berkesinambungan guna meningkatkan kualitas kinerja organisasi.
Hal ini, menurut Judijanto - sapaan karib Danlantamal XIII ini- juga merupakan suatu proses alih generasi di lingkungan TNI AL yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan organisasi dalam mempersiapkan calon-calon pemimpin TNI khususnya TNI Angkatan Laut di masa depan.
Lebih lanjut, Danlamtamal XIII mengungkapkan jika Komandan KRI mempunyai tugas membantu Komandan satuan dalam merumuskan dan mengembangkan kebijakan di bidang pembinaan dan pelaksanaan tugas di lapangan dalam rangka menjamin kesiapan personel dan unsur serta mengevaluasi taktik dan metode peperangan laut.
Kadispenkoarmada II Letkol Laut (P) Djawara H.T. Whimbo A menambahkan hadir dalam acara sertijab tersebut Komandan KRI Tombak- 629, para Perwira, Bintara dan Tamtama prajurit KRI Layang- 635.(fri/jpnn)
Pergantian pejabat Komandan KRI di lingkungan TNI AL memiliki makna penting dan strategis, sebagai perwujudan proses pembinaan organisasi dan personel prajurit.
Redaktur & Reporter : Friederich
- Tes DNA Sperma Bantu Ungkap Motif Pembunuhan Jurnalis Juwita
- Di Lokasi Ini Oknum TNI AL Membunuh Jurnalis Juwita
- Itulah Tampang Oknum TNI Tersangka Pembunuh Wartawan Juwita
- Unsur TNI AL Selamatkan Kapal MV Serenity-09 yang Mengalami Kerusakan Mesin di Samudra Pasifik
- TNI AL Siapkan Pasukan dan Alutsista untuk Operasi Kemanusiaan Korban Gempa Bumi di Myanmar
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?