Kombes Endra Zulpan Membeberkan Kondisi Irwan Abdullah, Ya Tuhan

jpnn.com, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengungkap kronologi aksi begal yang menewaskan pengemudi ojek online atau ojol bernama Irwan Abdullah (38).
Peristiwa pembegalan terjadi di Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat tepatnya di depan Hotel Oyo pada Rabu (8/12) sekitar pukul 21.15 WIB.
"Korban meninggal dunia mengalami luka robek di bagian dada kiri akibat kekerasan," kata Kombes Zulpan dalam keterangannya pada Kamis (9/12).
Berdasar keterangan saksi, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di kawasan itu.
"Selanjutnya korban dibawa ke RS Islam Cempaka Putih dengan menggunakan bajaj, setelah sampai di rumah sakit korban meninggal dunia," kata Zulpan.
Lantaran korban meninggal dunia, mayat Irwan kemudian dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo.
Pada peristiwa itu, pelaku merampas ponsel merek Samsung J4pro milik korban.
Saat ini polisi masih menyelidiki kasus itu dan memburu para pelaku. (cr3/jpnn)
Kombes Endra Zulpan membeber kronologi aksi begal yang menewaskan pengemudi ojol Irwan Abdullah.
- Soal Ojol dapat BHR Rp 50 Ribu, Wamenaker Merespons Begini, Keras
- IRT di Inhu Mengaku Dibegal, Saat Diselidiki Polisi, Ternyata
- Menjelang Lebaran, Pak OSO & Kader Hanura Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga
- 44 Mitra Ojol di Jateng Kaget Cuma Dapat BHR Rp 50 Ribu
- Driver Ojol Protes Dapat Bonus Rp50 Ribu, Wamenaker: Mereka Cuma Pekerja Sambilan
- Sobat Aksi Ramadhan 2025 Bentuk Nyata Kepedulian Pertamina Terhadap Masyarakat