Kombes Zulpan Pastikan Pelaku Pengeroyokan Ade Armando Bukan Polisi
jpnn.com, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengaku pihaknya mengusut kasus pemukulan yang dialami pegiat media sosial Ade Armando di depan DPR pada Senin (11/4).
Menurut Zulpan, pelaku yang memukul Ade bukan dari anggota kepolisian.
"Dari video yang kami terima itu bukan dilakukan oleh petugas, tetapi dilakukan oleh massa aksi. Kami juga belum tahu persoalannya apa," kata Zulpan, Senin (11/4).
Perwira menengah ini mengatakan pihaknya akan menelusuri motif pemukulan yang menimpa dosen Universitas Indonesia (UI) itu di depan Gedung DPR.
"Kami belum tahu kondisinya tetapi yang jelas dia mengalami luka-luka dan pemukulan. Motifnya belum tahu kenapa karena dia ada di kerumunan massa aksi tadi makanya terlihat dipukulin," kata Zulpan.
Diketahui, sejumlah orang yang diduga sebagai pelaku terekam memukul, menendang, dan melepaskan celana panjang yang dikenakan Ade.
Beberapa orang sempat berusaha melerai pengeroyokan itu. (mcr9/jpnn)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan memastilan pelaku pengeroyokan pegiat media sosial Ade Armando bukan anggota Polri.
Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Dea Hardianingsih
- Demo di Semarang: Polisi Membabi Buta Tembakkan Gas Air Mata, Puluhan Mahasiswa Dilarikan ke RS
- Dicap Pengkhianat, Habibburokhman Gerindra Dilempari Botol di Depan Gedung DPR
- 3.929 Personel Gabungan Amankan Demo di Depan Gedung DPR
- Tenaga Honorer yang Demo Hari Ini Terancam Sanksi Berat, Astaga
- Ada Kejadian di Patung Kuda, Transjakarta Alihkan Rute Bus
- Kamaruddin Sebut Polisi Pengabdi Mafia, Teddy Gusnaidi: Itu Tuduhan yang Sangat Serius