Komisi VI Apresiasi Kementerian BUMN Efisiensi Anggaran dengan Memotong Fasilitas Pimpinan

Komisi VI Apresiasi Kementerian BUMN Efisiensi Anggaran dengan Memotong Fasilitas Pimpinan
Anggota DPR RI Mufti Anam. Foto: source for JPNN.com

Erick menjelaskan langkah efisiensi ini mencakup pengurangan fasilitas pimpinan sebesar 70 persen, pemotongan perjalanan dinas sebesar 54 persen, pengurangan fasilitas teknologi informasi (TI) sebesar 41 persen, pengurangan anggaran alat tulis kantor (ATK) hingga 90 persen, pemangkasan anggaran kegiatan rapat dan acara seremonial sebesar 43 persen, efisiensi pemakaian gedung hingga 39 persen.

"Kami juga menurunkan biaya pengawasan BUMN sebesar 50 persen yang sebenarnya sangat penting kalau kita tahu pengawasan itu hal yang harus dimaksimalkan," ucap Erick.

Erick menyatakan Kementerian BUMN juga melakukan penyesuaian kendaraan dinas hingga 66 persen.

Dia menyebut efisiensi kendaraan dinas menjadi salah satu langkah strategis untuk menghemat anggaran tanpa mengorbankan efektivitas kerja.

"Kendaraan dinas yang kemarin kami semua sewa, kami coba ganti lebih murah dari mobil listrik jadi hybrid. Tujuannya tadinya mobil listrik sekarang hybrid dengan harganya bisa lebih murah sampai 66 persen," katanya.

“Kami melakukan efisiensi salah satunya dengan mengurangi fasilitas pimpinan di Kementerian BUMN, tapi tetap menjaga layanan untuk pegawai tetap optimal, seperti daycare dan layanan kesehatan. Hal ini karena kami ingin kerja keras karyawan tetap diapresiasi,” kata Erick Thohir. (rhs/jpnn)


Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam mengapresiasi kinerja Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir soal melakukan efisiensi anggaran.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News