Komite Pemulihan Ekonomi Prioritaskan 2 Program Utama

jpnn.com, JAKARTA - Komite Pemulihan Ekonomi Nasional akan memprioritaskan 2 fokus program utama, yang akan dikonsentrasikan dalam waktu dekat.
Program utamanya, berupa bantuan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Produktif.
Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin menjelaskan pada fokus program pertama, setiap penerima bantuan akan menerima dana sebesar Rp2,4 juta per orang.
Bantuan itu adalah hibah dan bukan berupa kredit. Bantuan dapat digunakan memenuhi kehidupan sehari-sehari, tetapi dapat juga digunakan UMKM untuk mulai berusaha.
"Arahan bapak presiden, usahakan cepat mulai, dan secara bertahap bisa dinaikkan, kalau bisa sepuluh sampai dua belas juta UMKM bisa mendapatkan bantuan usaha ini," jelas Budi dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (29/7).
Fokus program kedua, kata Budi, akan mulai menyalurkan kredit usaha berbunga rendah kepada UMKM.
Program itu menurutnya bukan hibah, melainkan pinjaman menggunakan mekanisme yang sudah ada.
Targetnya mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dan pengusaha yang memiliki usaha rumah tangga.
Sejak dibentuk Preaiden Jokowi, Komite Pemulihan Ekonomi Nasional langsung bekerja, setidaknya ada dua program utama yang dikerjakan saat ini.
- Momen Lebaran, Gubernur Harum Beri 3 THR Spesial Untuk Rakyat Kaltim
- Libur Idulfitri, Kebun Binatang Bandung Larang Pengunjung Botram
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Para Peserta UMK Ungkap Segudang Manfaat Ikut Program Pertamina, Produknya Bisa Go Global
- BAZNAS Promosikan Produk Kue UMKM Sebagai Hampers Ramadan Favorit
- Gandeng UMKM, Pelindo Solusi Logistik Tebar Keberkahan di Ramadan