Komjen Agus Temui Kejagung Bahas Status Tersangka Nurhayati, Ini Hasilnya

jpnn.com, JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengaku sudah bertemu dengan pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) membahas soal status tersangka Nurhayati, terkait kasus dugaan korupsi dana desa di Cirebon, Jawa Barat.
“Tadi malam saya bertemu dengan Jamdpidsus dan Jampidum membahas masalah P21 Nurhayati,” kata Agus ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (28/2).
Menurut Agus, Kejagung bakal melakukan pemeriksaan di Kejari Cirebon, sebab penetapan tersangka Nurhayati dari Polres Cirebon atas petunjuk dari jaksa penuntut umum.
“Beliau-beliau (Jampidsus dan Jampidum) sepakat dengan hasil gelar perkara di Bareskrim,” ujar Agus.
Jenderal bintang tiga ini menerangkan bahwa hasil pemerikaan Kejagung nantinya akan dibuatkan surat ke Bareskrim untuk memohon melimpahkan perkara ke Kejati Jawa Barat.
Tujuan pelimpahan itu untuk dihentikan penuntutan karena bukti tidak cukup bukti atau dibuatkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP).
“Nanti kami akan pertimbangkan (terbitkan SP3) bila memang jelas akan dihentikan penuntutannya untuk tahap dua Nurhayati,” kata Agus.
Diketahui bahwa Bareskrim Polri menindaklanjuti kasus dugaan korupsi dana desa yang menjerat Nurhayati dan melakukan gelar perkara pada Jumat, 25 Februari.
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyebut penetapan tersangka Nurhayati bakal ditindaklanjuti Kejagung dengan memeriksa Kejari Cirebon. Nantinya dari Kejagung akan membuat Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) terhadap Nurhayati.
- MAKI Desak Kejagung Periksa Broker Minyak dan 5 Perusahaan Pengangkut
- Jimmy Masrin Siap Terbuka & Kooperatif, Kuasa Hukum: Ini Masalah Utang yang Berstatus Lancar
- Anggota DPR Rizki Faisal Apresiasi Kinerja Kajati Kepri dalam Penegakan Hukum
- Tom Lembong Tepis Tudingan Langgar UU Perlindungan Petani di Persidangan, Tegas Banget!
- KPK Periksa Adik Febri Diansyah dalam Kasus TPPU Syahrul Yasin Limpo
- Pramono Anung Datangi KPK, Sampaikan Permintaan