Komnas Anak Dirikan Trauma Center
Rabu, 27 Oktober 2010 – 15:04 WIB

Komnas Anak Dirikan Trauma Center
JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi segera mendirikan trauma center di lokasi pengungsian korban letusan Merapi di Yogyakarta. Tim Komnas Anak akan mengajak anak-anak korban letusan bermain agar mereka lupa dengan bencana alam tersebut.
"Mungkin proses belajar itu bisa dilakukan dengan cara bernyanyi, bermain, mendongeng, dan menggambar. Dengan begitu, diharapkan akan lebih memberikan kenyamanan bagi anak-anak,” kata Kak Seto--sapaan akrab Seto Mulyadi, di Jakarta, Rabu (27/10).
Baca Juga:
Permainan di trauma center ala Komnas Anak, diharapkan bisa mengajak anak-anak korban letusan melupakan bencana mengerikan tersebut. "Setiap anak-anak korban bencana sangat berpotensi mengalami trauma yang cukup berat, karena bencana itu menyebabkan jiwa anak-anak terluka. Misalnya, anak-anak dipaksa menerima kenyataan bahwa mereka kehilangan tempat tinggal, saudara, keluarga, bahkan orang tua," beber Kak Seto.
Akibat dari trauma itu, lanjut Kak Seto, anak-anak biasanya akan ketakutan, kebingungan, marah, agresif, bahkan sedih berkepanjangan. Kondisi seperti ini, jika tidak ditangani dengan cepat, dikhawatirkan berpengaruh pada kepribadiannya. Proses pemulihan melalui trauma center ini diharap bisa membantu anak-anak untuk lebih percaya diri dan bisa menerima kenyataan dengan pikiran yang positif," paparnya.(cha/jpnn)
JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi segera mendirikan trauma center di lokasi pengungsian korban letusan Merapi di
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Jalur Selatan-Selatan Terhambat, Polda Jateng: Ini Kuasa Tuhan
- Wali Kota Pekanbaru Gandeng Polisi Tindak Tegas Oknum yang Buang Sampah di TPS Liar
- Wali Kota Pekanbaru Gandeng Polisi Tindak Tegas Oknum yang Buang Sampah di TPS Liar
- Wali Kota Pekanbaru Tutup TPS Liar di Jalan Soekarno Hatta Ujung
- Kapolres Cianjur: Jalur Puncak Lancar Saat Angkot Tak Beroperasi
- Narapidana di Lapas Lombok Barat Bisa Video Call dengan Keluarga