Komnas HAM: Jangan Adu Domba Warga Papua
Senin, 20 Maret 2017 – 18:02 WIB

Ilustrasi. Foto: dok/JPG
Dia mengatakan, 90 alat bukti adanya kecurangan di TPS siap dihadirkan dalam persidangan di MK. “Perbedaan suara yang mengalahkan kami tipis hanya 0,33 persen atau 94 suara atas pasangan Bernard Sagrim-Pancalis Kocu,” ujarnya.
Pihaknya meminta hakim konstitusi menegakkan keadilan dan kebenaran dalam menyidangkan kasus sengketa pilkada Kabupaten Maybrat sesuai dengan bukti diajukan sehingga tercipta pembelajaran, pemahaman dan kecerdasan demokrasi, politik dan hukum di rakyat Papua.
“Khususnyadimulai dari pilkada Kabupaten Maybrat. Sehingga ke depannya tidak terulang pelanggaran yang sama terkait pilkada di Papua. (boy/jpnn)
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai meminta jangan ada lagi praktik mengadu domba warga Papua, dalam pelaksanaan
Redaktur & Reporter : Boy
BERITA TERKAIT
- Papua dan Ujian Prabowo - Gibran
- Prajurit TNI Temukan Ladang Ganja di Pegunungan Papua
- Teror ke Tempo Dianggap Melanggar HAM, Polisi Diminta Usut Secara Transparan
- Tokoh Agama Minta Masyarakat Papua Tak Terprovokasi Isu Pelanggaran HAM
- Kejaksaan Sita Rp 1,5 M Duit Panas PON Papua, Nixon Bidik Pejabat Negara
- Membangun Tanah Papua dengan Adat