Komnas PA Tuding JIS Lalai

jpnn.com - JAKARTA - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait menudinng Jakarta International School (JIS) telah lalai sehingga muncul kasus kekerasan seksual terhadap murid taman kanak-kanak di sekolah yang berlokasi di Jakarta Selatan itu. Karenanya Komnas PA pun melaporkan JIS ke polisi.
Menurut Arist, pihaknya melaporkan JIS karena dianggap lalai sehingga muridnya mengalami pelecehan seksual oleh petugas kebersihan. "Itu merupakan kelalaian hingga dapat dipidanakan, secara masif, berkelompok, bersama-sama dan dibiarkan," kata Arist di sela-sela sebuah workshop di salah satu sekolah menengah kejuruan di Jakarta Selatan, Rabu (7/5).
Selain itu, Arist menambahkan, pihaknya juga melaporkan JIS yang telah menyelenggarakan pendidikan tanpa izin. "Dari sisi pidana dapat dihukum 10 tahun karena mengelola TK tidak ada izinnya," kata dia. Karenanya, Arist pun menunggu panggilan dari kepolisian untuk dimintai keterangan atas laporannya.
Seperti diketahui, pada Jumat 2 Mei 2014, Komnas PA melaporkan JIS ke Polda Metro Jaya. Alasannya, JIS diduga telah melakukan pembiaran adanya perlakukan kejahatan seksual.
Selain itu, JIS tak memiliki izin pembangunan dan penyelenggaraan kegiatan sekolah sesuai aturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Kami melaporkan JIS karena merupakan tindak pidana dan perdata," ujar Arist. (boy/jpnn)
JAKARTA - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait menudinng Jakarta International School (JIS) telah lalai sehingga
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Gibran Minta Kepala Daerah Waspada Kelangkaan Barang Pokok Jelang Ramadan
- Eddy Soerparno Ingin Perbanyak Transportasi Publik Berbasis Listrik, Ini Tujuannya
- Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan 5.472 Paket, Semoga Berkah & Menginspirasi Warga untuk Berbagi
- Polri Jamin Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadan
- Terima Kunjungan PNI, Bamsoet Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa
- Mudik Lebaran 2025, Ada Diskon Tarif Tol 20 Persen Hingga Sistem One Way