Komplotan Bandit Beraksi Dalam Angkot, Pakai Modus Baru, Waspada!

jpnn.com, MEDAN - Tim Opsnal Polsek Patumbak Kota Medan berhasil meringkus komplotan pencuri yang beraksi dalam angkutan kota (angkot).
Saat beraksi, komplotan yang terdiri dari tiga orang ini menjalankan modus berpura-pura jadi tukang pijat.
Setelah penumpang tak berdaya, pelaku langsung mengambil barang-barang berharga milik korban.
Komplotan yang diringkus terdiri dari tiga orang, Lilianty Purba, 38, warga Medan Tuntungan, Roni Nahot Tobing, 68, warga Helvetia dan Marudut Sihombing, 40, warga Medan Amplas.
Salah satu yang jadi korban adalah Eko Saputra Sitanggang, 23, yang saat itu menumpang Angkot Medan Bus 06 dari Jalan SM. Raja simpang Terminal Amplas Medan, 20 April 2020. Eko kehilangan uang miliknya Rp10 juta.
Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Gindo Manurung menjelaskan saat itu, tak lama korban naik angkot itu diikuti ketiga pelaku.
“Kemudian salah seorang pelaku menanyakan kepada korban apakah korban menderita penyakit, lalu salah satu pelaku pura-pura memijat-mijat kaki korban serta menghentak-hentakkannya,” ujar Ginto, Senin (11/5/2020).
Korban kemudian merasa seperti kehilangan kesadaran dan dihipnotis lalu uang jutaan dalam sakunya sudah raib.
Tim Opsnal Polsek Patumbak Kota Medan berhasil meringkus komplotan pencuri yang beraksi dalam angkutan kota (angkot).
- Pelaku Pencurian di Taman Budaya Sulbar Ditangkap Polisi
- Pria ini Nekat Mencuri di Rumah Adat Sulawesi Barat, Ini Tampangnya
- ASN Medan Dilarang Menambah Libur Lebaran 2025
- Setelah Menguras Isi Rekening Korban, 3 Pelaku Pengganjal ATM Diringkus Polisi di Majalengka
- Pacar Minta Dinikahi, Edi Kesal, Nyawa Kekasih Melayang
- RUU TNI Disetujui DPR, Warga Medan Langsung Berbagi Takjil