Kondisi Seperti Apa Saja Ibu Hamil Diperbolehkan Minum Obat Penguat Kandungan?

jpnn.com - Obat penguat kandungan kerap diberikan untuk mencegah keguguran, yakni kematian janin sebelum usia kehamilan 20 minggu.
Ini menjadi resep standar bagi wanita dengan riwayat keguguran berulang (lebih dari 3 kali) yang tidak diketahui sebabnya.
Wanita yang baru hamil pertama kali juga kerap diresepkan saat mengalami flek-flek di awal kehamilan, yang bisa menjadi ancaman keguguran.
Obat ini juga biasanya diberikan untuk mencegah persalinan prematur pada wanita hamil dengan usia kehamilan lebih dari 20 minggu, yang tergolong berisiko tinggi.
Faktor risiko yang dimaksud, yaitu:
1. Memiliki riwayat keguguran atau melahirkan bayi prematur
2. Hamil kembar
3. Hamil kembali dengan jarak kurang dari 12 bulan setelah melahirkan
4. Memiliki tekanan darah tinggi
5. Dalam kondisi stres yang tinggi
6. Merokok, mengonsumsi alkohol atau menggunakan narkoba
7. Mengalami masalah pada rahim, serviks atau vagina
Lantas, Apakah Benar Efektif?
Efektivitas suplementasi progesteron dalam mencegah keguguran dan persalinan prematur sesungguhnya sangat individual dan harus dilihat kasus per kasus.
Beberapa wanita hamil terkadang harus dibantu diberikan obat penguat kandungan, yuk ketahui seperti apa kondisinya.
- Vaksinasi Influenza untuk Ibu Hamil Penting, Begini Penjelasannya
- NGI & RSAB Harapan Kita Lakukan Terobosan Baru Skrining Kelainan Genetik Janin pada Ibu Hamil
- Seorang Honorer Mengalami Keguguran Saat Berdemonstrasi di Depan DPR
- Thariq Halilintar Ungkap Kondisi Kehamilan Istri Sepulang Umrah
- 7 Manfaat Rutin Minum Air Jeruk Nipis untuk Ibu Hamil yang Bikin Kaget
- 6 Bulan Menikah Belum Hamil Juga Tanda Bermasalah, Brawijaya IVF Center Punya Solusi