Konon Putin Khawatir Bakal Dikudeta dan Dibunuh, Kemungkinan Akan Lengser Tahun Ini

Putin juga dikabarkan sedang frustrasi dengan kemunculan Yevgeny Prigozhin yang dikenal sebagai bos kelompok tentara bayaran Wagner.
Sejak Rusia memulai perang di Ukraina, Prigozhin telah memegang lebih banyak kekuatan dan sumber daya di Rusia, sehingga hal itu membuat Putin ketar-ketir.
“Seluruh aparat Putin menatap Prigozhin dengan letih dan takut dia akan memburu mereka,” tutur sumber itu.
Sumber itu menambahkan mungkin Putin tidak akan memenangi pemilu mendatang.
Namun, mantan mata-mata Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti (KGB) di era Uni Soviet itu bisa saja memalsukan hasil pemilu.
Meski demikian, hal itu akan terlalu berisiko bagi sistem yang berlaku di Rusia. Oleh karena itu, menunjuk pengganti yang loyal merupakan pilihan masuk akal bagi Putin.
“Dia bisa memilih seorang yang dipercaya sebagai presiden jika mereka mampu memenangi pemilihan,” tutur sumber itu.(Daily Mail/JPost/JPNN.com)
Popularitas Presiden Vladimir Putin merosot setelah memerintahkan militer Rusia menyerbu Ukraina pada 24 Februari 2022 yang akhirnya menjadi perang panjang.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kaya Gila
- Zelenskyy: Masalahnya, Putin Takut Berbicara dengan Saya soal Mengakhiri Perang
- Polisi Kejar 8 Perampok WN Ukraina di Bali, Kerugian Capai Rp3,4 M
- WNA Rusia Merampok Rp 3,4 Miliar Milik Bule Ukraina di Bali
- Ukraina Tunjukkan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas di Tengah Invasi Rusia
- Trump Sesumbar Bakal Membereskan Perang di Ukraina, Menlu Amerika: Ini Sulit