Konon Video Bocah Ancam Jokowi Direkam di Sekolah

jpnn.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya masih menginterogasi pelajar berinisial S alias Roy (16) yang membuat video berisi ancaman pembunuhan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Berdasar penyelidikan polisi, video yang viral di media sosial itu di buat di sekolah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan, Roy telah mengakui perbuatannya. “Dari pengakuannya, video direkam di sekolahnya," ujar Argo, Kamis (24/5).
Namun, polisi belum mengetahui kapan video itu dibuat. Sebab, Roy bukanlah yang merekam video itu.
Argo mengatakan, Roy menyebut temannya sebagai perekam video yang kontroversial itu. “Belum tahu kapan pastinya,” tambahnya.
Namun, Argo memastikan polisi akan memeriksa teman Roy yang merekam ujaran kebencian itu. “Tentu akan diminta keterangannya,” sambung Argo.
Selain itu Argo juga mengatakan, penyidik telah melibatkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk menangani kasus itu. Sebab, pelakunya masih di bawah umur.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Roy dalam video pendek itu ingin membunuh Jokowi dan membakar rumahnya. Bahkan, Roy menyebut Presiden Ketujuh RI itu sebagai kacungnya.(mg1/jpnn)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan, Roy yang melakukan ujaran kebencian terhadap Presiden Jokowi telah mengakui perbuatannya.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Simak Penilaian Gibran tentang Didit Prabowo, Begini
- Lihat yang Dilakukan Gibran saat Mudik ke Solo, Paten!
- Pak Luhut Sudah ke Rumah Jokowi di Hari Pertama, Ada Kompol Syarif
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar