Konsep Rusun di Ciliwung Masih Mentah
Selasa, 06 Desember 2011 – 01:26 WIB

Konsep Rusun di Ciliwung Masih Mentah
Dalam kesempatan yang sama, anggota Perkumpulan Cendikiawan Peduli Lingkungan (Perwaku) Indonesia Yenel Shuza mengatakan, pemerintah DKI Jakarta harus memperhatikan standarisasi pembangunan bantaran sungai. "Harus diperhatikan soal normalisasi Kali Ciliwung, karena kondisinya semakin dangkal," katanya.
Baca Juga:
Kemudian, lanjutnya, Pemprov DKI dan pemerintah pusat harus melakukan tanam pohon atau penghijauan di sepanjang Banjir Kanal Timur (BKT), tidak hanya rusunawa. Pemilihan lokasi pembangunan rusunawa juga harus diperhatikan.
"Jangan sampai mengikuti bantaran sungai, dekat boleh, asalkan jangan mengikuti kesalahan penduduk lagi (permukiman di bantaran, Red)," jelasnya. Yenel menyarankan untuk program rusunawa Ciliwung sebaiknya ada kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta, terutama soal pengadaan lahannya. (vit)
JAKARTA - Konsep pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di bantaran sungai Ciliwung masih mentah. Itu dibuktikan dengan pernyataan Asisten
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Gerakan Guna Ulang Jakarta, Edukasi Mengurangi Pemakaian Plastik Sekali Pakai
- Fasilitas Makin Lengkap, Triboon Hub Tambah 2 Resto Baru di Jakarta
- Durasi Pemadaman Lampu Program Earth Hour Terlalu Singkat
- Di Tengah Sosialisasi Tupoksi kepada Warga, MKD DPR RI Singgung Pelat Nomor Khusus
- Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Warga Bekasi Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong dengan Dana Rp 7,8 Miliar dari Infak Salat Id di JIS