Kontraktor Proyek Simulator Berawal dari Pabrik Tutup Botol
Selasa, 21 Mei 2013 – 16:33 WIB
JAKARTA - Manager Hubungan Bank BNI Sentra Kredit Menengah Gunung Sahari Jakarta Pusat, Andif Mufthi dihadirkan dalam persidangan kasus korupsi pengadaan Driving Simulator Surat Izin Mengemudi di Korlantas Polri 2011, dengan terdakwa bekas Kepala Korlantas Polri, Irjen Djoko Susilo, Selasa (21/5).
Pada persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, yang dipimpin Ketua Majelis Suhartoyo itu, Andif membeberkan bahwa PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, pemenang lelang proyek Simulator, awalnya bukan perusahaan yang bergerak di bidang informasi teknologi. "Pertama perusahaan itu membuat tutup botol," kata Andif.
Dijelaskan Andif, lama kelamaan PT CMMA terus mengalami perkembangan dan akhirnya menjadi pemasok Tanda Nomor Kendaraan Bermotor ke Korlantas Polri. "Itu dari 2003, ada semua data di file-nya (catatan perbankan, red)," kata dia.
Andif dihadirkan sebagai saksi karena mengurus pengajuan kredit oleh Direktur PT CMMA, Budi Susanto. Kredit itu untuk membiayai proyek Driving Simulator.
JAKARTA - Manager Hubungan Bank BNI Sentra Kredit Menengah Gunung Sahari Jakarta Pusat, Andif Mufthi dihadirkan dalam persidangan kasus korupsi pengadaan
BERITA TERKAIT
- Reaksi Baznas Tanggapi Ide Sultan Gunakan Zakat untuk Makan Gratis
- BAZNAS Siak Salurkan Bantuan Tahap Ketiga untuk Palestina
- Kementan Menggelar Workshop Pembinaan Karier Dosen Pertanian
- Zakat Dipakai untuk Membiayai Makan Gratis? Saleh: Perlu Kajian dan Pendapat Ulama
- Pak Rudy: Honorer jadi PPPK Paruh Waktu Tinggal Dibuatkan SK-nya Saja
- Somatom Force, Sistem CT Teknologi Canggih Rendah Paparan Radiasi