Kontroversi Grasi Ola, Bandar Narkoba dari Balik Penjara
Rabu, 14 November 2012 – 06:43 WIB

Kontroversi Grasi Ola, Bandar Narkoba dari Balik Penjara
INDOPOS memperoleh salinan putusan grasi itu dari sumber terpercaya. pengampunan Presiden SBY itu diberikan kepada Ola melalui keputusan presiden yang ditandatangani SBY pada 26 September 2011, setahun silam. Mencermati salinan putusan tersebut, namun tidak mendapatkan satu kalimat pun atas dasar atau pertimbangan apa Ola diberi pengampunan.
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejati Tangerang, Andi DJ Konggoasa menyatakan Ola sangat bisa untuk diproses secara hukum ke peradilan. “Bukan tidak mungkin bisa membatalkan grasi," kata Andi DJ Konggoasa kepada INDOPOS.
Andi mengatakan saat ini pihaknya dalam kapasitas menunggu apakah grasi itu tetap berlaku atau tidak. "Kami pada posisi menunggu, saat ini dalam catatan kami hukuman mati Ola berubah menjadi seumur hidup atas putusan grasi tersebut,"ujarnya
Sementara itu, grasi yang diberikan kepada narapidana narkoba berbuntut pada evaluasi lembaga pemasyarakatan. Evaluasi lapas dilakukan sebagai salah satu cara merespons kontroversi seperti grasi bagi Meirika Franola atau Ola. Kepala Humas Kementerian Hukum dan HAM Martua Batubara mengungkapkan hal itu kepada INDOPOS, kemarin. ”Sudah ada keputusan jika sampai terbukti ada petugas yang melakukan penyimpangan, akan dipecat. Saat ini proses evaluasi masih berjalan,” kata Martua.
NAMA Meirika Franola alias Ola tiba-tiba menjadi sosok terkenal di negeri ini. Namanya melejit tidak hanya karena mendapat grasi presiden, tetapi
BERITA TERKAIT
- Pastikan Dana Haji Aman, Kepala BPKH: Kami Utamakan Transparansi dan Prinsip Syariah
- Siswa Sulawesi Tenggara Cerdas-Cerdas, Ini Reaksi Mendikdasmen
- GP Ansor Gaungkan Patriot Ketahanan Pangan Menjelang Puncak Harlah Ke-91
- Koalisi Masyarakat Sipil Mengecam Intervensi Anggota TNI di Kampus UI dan UIN Semarang
- Berdoa di PIK, Biksu Thudong Tebar Pesan Damai
- Pemerintah Fokus Tuntaskan Pengangkatan PPPK Tahap 1, Honorer R2/R3 Keburu Pensiun