Kontroversi soal Haris Azhar Bikin Polri Makin Rajin Bersih-bersih
![Kontroversi soal Haris Azhar Bikin Polri Makin Rajin Bersih-bersih](https://cloud.jpnn.com/photo/picture/normal/20160808_053851/053851_272973_boy_rafli.jpg)
jpnn.com - JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar mengungap, meski pengakuan Fredi Budiman kepada Haris Azhar memicu kontroversi, pihaknya tetap saja menjadikan itu sebagai motivasi.
"Kami akan tindaklanjuti secara internal soal ucapan Fredi melalui Haris Azhar. Pernyataan itu memang mencederai moril kami tapi akan dijadikan motivasi untuk bersih-bersih," kata Boy, Minggu (7/8).
Boy mengatakan, pembersihan internal memang sudah dilakukan sejak lama. Tapi memang susah karena jumlah personel yang lebih dari 400 ribu.
Mantan Kapolda Banten ini melanjutkan selama ini Polri, tidak tertutup dengan berbagai penyimpangan yang dilakukan oleh oknum anggotanya.
Hal ini terbukti dari selama 2014, ada 205 anggota Polri yang diberhentikan secara tidak hormat. Dan di tahun 2015 meningkat menjadi 349 anggota yang juga diberhentikan secara tidak hormat.
"Ratusan polisi ini diberhentikan secara tidak hormat, di antaranya karena kasus narkoba. Jadi saya tegaskan tidak ada personel polisi yang bisa berlindung di balik institusi dengan melakukan segala cara. Masalah narkoba itu musuh negara yang merusak karakter bangsa. Semangat bersih-bersih di internal ditujukkan dengan pemberian hukuman dan reward bagi setiap anggota," tambahnya. (elf/jpg/jpnn)
JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar mengungap, meski pengakuan Fredi Budiman kepada Haris Azhar memicu kontroversi, pihaknya
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Irjen Sandi: Kapolri Berkomitmen Jaga Muruah Institusi Dengan Terus Bebenah
- Eks Staf Ahli DPD yang Laporkan Senator RAA ke KPK Merasa Diintervensi
- Mahasiswi FKPU Asal Maluku Raih Hak Paten Kesehatan Kulit Safe Skin Edu
- Soal Efisiensi Anggaran DPR, Said PDIP Mengaku Sudah Berteriak dari Dahulu
- Benny Wullur Sebut Pengadilan Keliru Menyita Aset Milik Perusahaan Kliennya
- KPK, Kejagung, Polri Didemo Lagi, Desak Usut Tuntas Kasus Hasto