Kontroversial, Pria Arab Saudi Beri Nama Putrinya IVANKA

jpnn.com, ARAR - Salem Amer Salem Al-Ayahsi Al-Anzi, warga Arar, Arab Saudi, memicu kontroversi di lingkungan, kolega dan juga media sosial.
Al-Anzi sejatinya sedang berbahagia. Dia baru dikaruniai seorang putri. Namun yang bikin heboh, dia memberikan putrinya nama yang tak biasa di tanah Arab.
Ivanka. Sama dengan nama putri Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Meski mendapat pertentangan, Al-Anzi bersikeras memberikan nama itu kepada putrinya. Bahkan, dia sudah mendaftarkan ke Kementerian Kesehatan di Rumah Sakit Wanita dan Anak di Arar. Akta kelahiran Ivanka pun beredar di luas dari Whatsapp ke Whatsapp di kerajaan.
Kepada Arab News, Al-Anzi mengaku bersikeras ingin memberikan nama Ivanka kepada putrinya, karena teman dan lingkungannya tidak setuju.
Al-Anzi malah makin tertantang. Dalam budaya masyarakat di Arab Saudi, tidak ada pria yang mundur saat mendapat tantangan.
"Tidak ada larangan di dalam agama atau moral budaya Arab atau Saudi, untuk menamai anak dengan nama seperti putri pertama (Presiden) AS," ujar Al-Anzi.
Sepengetahuan dia, Ivanka berarti 'kecantikan terindah'. "Tuhan itu Maha Pemurah," katanya. (adk/jpnn)
Salem Amer Salem Al-Ayahsi Al-Anzi, warga Arar, Arab Saudi, memicu kontroversi di lingkungan, kolega dan juga media sosial.
- Gempa M 7,2 Melanda Lepas Pantai Papua Nugini
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar