Kopassus Sudah Ikut Tangkap Terduga Teroris
jpnn.com, JAKARTA - Koopssusgab (Komando Operasi Khusus Gabungan) TNI diaktifkan kembali, seiring maraknya aksi teroris belakangan ini.
Koopssusgab merupakan pasukan TNI yang bertugas sebagai antiteror. Komando tersebut berasal dari pasukan khusus yang dimiliki tiga matra TNI. Yakni Sat-81 Gultor Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI AL, dan Satbravo 90 Komando Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU. Sempat dibentuk di tahun 2015, Koopssusgab sempat nonaktif di era Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo.
Menyangkut hal teknis dan taktis, Menko Polhukam Wiranto enggan membeberkan secara detail. Saat ditanya soal Koopssusgab yang diaktifkan kembali oleh pemerintah, dia menyampaikan bahwa itu termasuk hal teknis.
”Nggak bisa dijelaskan, teknis kok dijelaskan kepada publik,” imbuhnya. Menurut dia, strategi penanggulangan terorisme tidak semuanya bisa dibeberkan kepada masyarakat luas.
BACA JUGA: Teroris Beraksi, Pasukan Elite TNI Bereaksi
Sementara itu, Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyampaikan bahwa pasca insiden kericuhan berlanjut penyanderaan di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat (Jabar), TNI sudah terlibat dalam sejumlah operasi penangkapan terduga teroris yang dilakukan oleh Densus 88 Antiteror.
”Bahwa kami sudah bekerjasama dengan Kopassus,” ungkap dia kepada awak media, Rabu (16/5). ”Penangkapan-penangkapan ini sudah melibatkan Kopassus,” tegasnya. (far/jun/syn/ano)
Pasukan Elite TNI yang tergabung dalam Koopssusgab terlibat menghadapi aksi teroris yang marak belakangan ini.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- BNPT Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Cegah Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme
- Peringati Hari Pahlawan, Yayasan Gema Salam Wujudkan Semangat Nasionalisme
- Datangi Indekos, Densus 88 Antiteror Lakukan Tindakan, Apa yang Didapat?
- BNPT Beri Perlindungan Khusus Kepada Anak Korban Terorisme
- Grup 1 Kopassus Terima Kehormatan Samkarya Nugraha dari Presiden Jokowi
- Irjen Eddy Hartono Jadi Kepala BNPT, Sahroni Minta Lanjutkan Pencapaian Zero Terrorist Attack