Kopassus Turun Salurkan Bantuan, Warga tak Mampu Kagum dan Bersyukur

Kemudian, wilayah Kecamatan Gatak, desa binaan Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan yakni Desa Blimbing, Desa Trangsan dan Desa Wironanggan.
Tak hanya di wilayah Sukoharjo, di Boyolali pun terdapat beberapa desa binaan mereka.
"Sebelumnya kami telah berkoordinasi dengan unsur forum pimpinan kecamatan serta kepala desa untuk mendata warga tak mampu yang menjadi sasaran pembagian sembako," terangnya.
Kegiatan Kopassus Peduli ini kemudian dilanjutkan di sekitar Bundaran Kartasura pada Kamis (16/4). Kali ini, Prajurit baret merah membagikan 500 nasi bungkus dan 4.500 kilogram beras. Sasaran utamanya antara lain diriver ojol, tukang becak, juru parkir, juga buruh serabutan.
Saat pembagian nasi bungkus dan beras, prajurit Kopassus juga menerapkan protokoler kesehatan yang dianjurkan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19.
Melihat kepedulian prajurit Kopassus ini, warga dibuat kagum dan senang karena bantuan ini ibarat oase di tengah padang pasir. Kegiatan ini menunjukkan bahwa prajurit Kopassus juga memiliki hati yang mulia.
BACA JUGA: Kasus Positif COVID-19 di Sumsel Naik Signifikan, Didominasi dari Prabumulih dan Palembang
"Saya berterima kasih sekali dengan bantuan dari kopassus. Ini sangat bermanfaat di tengah kondisi seperti ini. Ini bukti TNI bergerak bersama rakyat, TNI bergerak untuk rakyat yg membutuhkan," ujar warga Karang Duren, Mursiti. (dkk/jpnn)
Warga tak mampu di Desa Wironanggan, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa Tengah, mendapatkan bantuan di tengah pandemi Corona atau COVID-19.
- Sritex Setop Operasional 1 Maret, Karyawan Teken Surat PHK
- Pebulu Tangkis Indonesia Dilatih Kopassus di Situ Lembang
- Kronologi 2 Bocah Kakak Beradik Tewas Tenggelam di Sukoharjo
- 10 Siswa Keracunan Makanan Program MBG di Sukoharjo, Istana Bereaksi
- Gandeng Kopassus, Krakatau Steel Group Gelar Pelatihan Kepemimpinan
- Seorang Pria di Sukoharjo Menyusup ke Masjid, Lalu Naik Tangga Kubah, Lihat tuh