Korban AirAsia QZ8501 Dikenali dari Bekas Operasi dan Kalung

Kepastian itu didapat setelah tim DVI memeriksa dua jenazah yang tiba di Surabaya sejak Rabu sore.
Hasil pemeriksaan terhadap jenazah tersebut (post mortem) dibahas dalam rapat rekonsiliasi bersama tim yang mengumpulkan data dari keluarga korban (ante mortem).
Rapat tersebut berlangsung sejak pukul 10.30 dan baru berakhir pukul 13.00. "Dari rekonsiliasi itu, tim DVI memastikan satu identitas penumpang. Tim yakin, jenazah tersebut bernama Hayati Lutfiyah Hamid," kata Kabiddokkes Polda Jatim Kombespol Budiyono.
Dia menjelaskan, identitas jenazah bernomor B-001 tersebut didapat setelah melihat sejumlah kesamaan data post mortem dan ante mortem. Salah satunya adalah identifikasi primer berupa sidik jari. Dari pemeriksaan terungkap, sidik jari jenazah cocok dengan data yang diberikan keluarga.
Keyakinan itu diperkuat data sekunder. Yaitu, adanya bekas operasi seksio di tubuh korban. Ciri-ciri tersebut dibenarkan keluarga korban. Data itu juga didukung properti yang melekat di tubuh korban. Misalnya, ID card yang masih terpasang di tubuh korban. Dalam kartu identitas tersebut tertulis nama Hayati Lutfiyah.
Perhiasan berupa kalung dan gelang yang masih menempel juga menjadi petunjuk pendukung. Di kalung tersebut, terdapat huruf yang merupakan inisial nama korban. "Pihak keluarga mengakui perhiasan itu milik korban," ucapnya. Karena kepastian itulah, tim DVI menyerahkan jenazah kepada AirAsia dan diteruskan kepada keluarga korban.
Terungkapnya identitas tersebut membuat keluarga korban shock. Petugas Polda Jatim yang akan menyerahkan jenazah secara simbolis harus menunggu beberapa saat karena keluarga belum siap. (eko/did/gun/idr/lum/ayu/riq/c5/c4/c11/end)
SURABAYA - Jasad seorang penumpang korban pesawat AirAsia QZ8501 berhasil diidentifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Sopir Mengantuk, Mobil Pemudik Terjun ke Jurang di Garut Selatan
- Polemik Mobil Dinas, Supian Suri Berpotensi Korupsi
- Libur Lebaran, 2 Wisatawan Hilang Tenggelam di Pantai Garut
- Gunung Marapi Meletus 3 Hari Berturut-turut
- Menlu Sugiono Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga