Koridor Perjalanan Australia-Selandia Baru Resmi Dibuka, Penumpang Tidak Perlu Karantina Hotel

Ia mengatakan harus ikut penerbangan pertama menuju Selandia Baru.
"Menjadi sebuah kenormalan bagi saya untuk bisa pulang. Saya bersyukur," katanya.
"Saya melewatkan satu pemakaman dan satu wisuda. Jadinya harus 'live stream', tapi kami bisa beradaptasi."
Ia telah memesan tiket satu kali jalan, karena paham bahwa situasi saat ini dapat berubah dengan cepat.
Isabella Buckney (26) dan Troy Godfrey (25) hari ini akhirnya pindah ke Selandia Baru.
Mencari waktu yang tepat di musim dingin, pasangan tersebut akan menghabiskan waktu bersama keluarga mereka di Auckland sebelum akhirnya pindah ke Queenstown tepat saat salju turun.
"Penerbangan sudah kami pesan sejak Mei tahun lalu. Jdi kami sudah menunggu sejak itu," kata Isabella.
Troy mengatakan hari ini menandakan momen sangat penting di tengah pandemi.
Ratusan penumpang mendarat di Auckland, setelah koridor penerbangan internasional antara Australia dan Selandia Baru resmi dibuka, hari ini (19/04)
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi