Korut Ancam Hancur Leburkan Korsel
Rabu, 29 Oktober 2008 – 01:25 WIB

Korut Ancam Hancur Leburkan Korsel
SEOUL – Korea Utara (Korut) benar-benar berang kepada Korea Selatan (Korsel). Bahkan, Selasa (28/10), mereka sampai mengancam akan menggempur negara tetangga terdekatnya itu dan meluluhlantakkan seluruh wilayahnya hingga tak bersisa. Kemarahan Korut itu dipicu tindakan sekelompok aktivis Korsel yang nekat terus membagi-bagikan leaflet antikomunis. Hal lain yang juga menambah kemarahan Korut adalah komentar Menteri Pertahanan Korsel Lee Sang-hee tentang kesehatan pemimpin Korut Kim Jong-il. Awal bulan ini dalam sebuah jumpa pers di Washington, Lee memang meyakini kalau Kim tetap memegang kontrol pemerintahan meski kesehatannya terganggu. “Bila kita memberi perhatian terlalu banyak, itu justru akan membuat dia besar kepala,” kata Lee ketika itu.
Seperti dilaporkan berbagai media asing, aktivitas itu dilakukan para aktivis anti komunis di daerah perbatasan kedua negara. Ini yang membuat Korut tersinggung. Apalagi, mereka merasa peringatan mereka juga tidak diindahkan Korsel. Untuk membagi-bagikan leaflet, para aktivis Korsel melepaskan sejumlah balon udara berisi ribuan leaflet atau selebaran. Selebaran itu berisi kritik dan cacian terhadap rezim komunis.
Senin lalu (27/10), misalnya, mereka melepaskan balon udara yang dilengkapi dengan 100 ribu selebaran. Namun, Seoul mengaku tidak bisa melarang begitu saja tindakan para aktivis tersebut. Alasannya, hal itu merupakan bagian dari kebijakan Korsel yang membebaskan warganya untuk berpendapat dan menyuarakan aspirasi.
Baca Juga:
SEOUL – Korea Utara (Korut) benar-benar berang kepada Korea Selatan (Korsel). Bahkan, Selasa (28/10), mereka sampai mengancam akan menggempur
BERITA TERKAIT
- Gempa M 7,2 Melanda Lepas Pantai Papua Nugini
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar