Korut Bongkar Jalur Kereta Antar-Korea, Upaya Menghapus Sejarah?

Korea Utara diperkirakan akan segera mengadakan pertemuan penting di parlemen untuk merevisi konstitusi guna mendefinisikan Korea Selatan sebagai “musuh utama” dan memperjelas batas-batas teritorialnya, termasuk perbatasan maritim.
Korea Selatan sepenuhnya menangguhkan perjanjian pengurangan ketegangan militer antar-Korea tahun 2018 pada hari Selasa sebagai tanggapan atas kampanye balon pembawa sampah dan gangguan sinyal GPS terbaru Korea Utara minggu lalu.
Dengan penangguhan tersebut, Korea Selatan mengatakan akan memulihkan semua aktivitas militer di dekat garis demarkasi dan di pulau-pulau garis depan barat lautnya.
Selain itu, Seoul akan dapat melanjutkan pelatihan lapangan di dekat perbatasan dan dapat memulai kembali siaran propaganda melalui pengeras suara terhadap Korea Utara yang merupakan alat perang psikologis yang kuat. (ant/dil/jpnn)
Korea Utara baru-baru ini menghancurkan beberapa bagian di sisi utara jalur kereta api antar-Korea di pantai timur
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang
- FIBA Asia Cup 2025 Qualifiers: Laga Indonesia Vs Korsel Ditonton Menpora Dito
- Maya Septha Lakukan Operasi Wajah di Korea, Sebegini Biaya yang Dihabiskan
- Kim Jong Un Tegaskan Bakal Lebih Mengembangkan Kekuatan Nuklir Korut
- Korut Tegaskan Senjata Nuklir untuk Keperluan Tempur, Bukan Barang Tawar-Menawar
- Produk UMKM Binaan Bea Cukai Purwokerto Sukses Menembus Pasar Korea Selatan