Kostratani Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Pertanian Kota Palangkaraya
Kamis, 01 Oktober 2020 – 21:35 WIB

Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menyambut baik adanya kemandirian masyarakat dan smart economy yang memungkinkan petani untuk berkontribusi langsung terhadap daerahnya. Foto: Humas Kementan.
Stakeholder di sana harus diapresiasi karena terus bekerja menggenjot potensi wilayahnya.
“Dengan Kostratani, target daerah sebagai Smart Economy akan tercapai. Kostratani memiliki sistem yang bagus, dengan konsep digital dan penguatan SDM dan dilengkapi marketplace," paparnya.
Menjadi tandem bagi Kostratani, konsep Kota Cantik sebagai Smart Economy merupakan turunan dari dimensi Smart City. Dalam Smart Economy, Kalteng juga meletakan konsep perekonomian makro. (eno/jpnn)
Program Kostratani dipercaya mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian, apalagi Kota Palangkaraya memiliki target sebagai Smart Economy pada 2021.
Redaktur & Reporter : Boy
BERITA TERKAIT
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan