KPAI: Kasus Yuyun Akan Berulang jika...

jpnn.com - JAKARTA – Kasus siswi SMP, Yuyun (14), korban perkosaan dan pembunuhan oleh 14 pemuda di Bengkulu, belum lama ini menjadi keprihatinan publik.
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Merdeka Sirait mengatakan kasus Yuyun harus menjadi perhatian pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi. Sebab, peristiwa keji tersebut akan terulang jika tidak segera ditangani serius.
“Ini peristiwa terus berulang. Negara kita tidak mau belajar, ada kasus Angeline di Bali yang tega dibunuh ibu angkatnya, lalu kasus bocah F yang di Kali Deres dan peristiwa-peristiwa lain,” ujar Aris dalam diskusi dengan tema “Tragedi Yuyun, Wajah Kita” di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/5).
Dia menambahkan, saat ini negara masih belum melihat kejahatan terhadap anak sebagai pidana yang luar biasa. Pasalnya, pelaku kejahatan saat ini masih dikenakan tindak pidana biasa.
“Ini kan sudah jadi kejahatan luar biasa, karena dirampas kemerdekaannya, dirampas hak hidupnya, ini bukan lagi kejahatan tindak pidana biasa,” ujarnya.(Mg4/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang Wafat, Senator Paul Liyanto: Sosok Bapak Bagi Semua Umat Lintas Agama
- Ajudan Kapolri Pukul Kepala Pewarta Foto di Semarang, Lalu Keluarkan Ancaman Begini
- Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Mukomuko Merehabilitasi 110 Jaringan Irigasi
- Info Terbaru dari BKN soal NIP PPPK & CPNS 2024, Keren
- H+6 Lebaran, 50 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Barat Lewat Tol
- Situasi Lebaran di Jateng Berjalan Normal, One Way Nasional Mulai Diberlakukan