KPK Akan Telaah Penjualan Bank Mutiara

jpnn.com - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan telaah terkait penjualan PT Bank Mutiara ke J Trust Co, Ltd, ke sebuah perusahaan investasi asal Jepang. Eks Bank Century itu kemungkinan dibeli sekitar Rp 4 triliun sampai Rp 5 triliun, jauh lebih rendah dibandingkan harga penyelamatan yang mencapai Rp 8,01 triliun.
Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas menyatakan telaah itu dilakukan untuk menentukan apakah ada penyimpangan atau tidak terkait perbandingan harga pembelian PT Bank Mutiara dengan harga penyelamatan.
"Nanti akan kami telaah interval itu apakah ada abusenya apa tidak. Dan dibalik abuse itu, kemudian ada kick back atau tidak," kata Busyro
di Jakarta, Rabu (12/11).
Namun, Busyro menyatakan proses telaah itu dilakukan setelah ada hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Tapi inikan jadi kewenangan instansi lain yaitu dari BPK, kemudian masuk ke kami. Baru setelah masuk, kami akan menelisiknya ada enggak unsur-unsur kick back tadi," ucapnya.
Busyro mengungkapkan unsur-unsur tindak pidana korupsi tidak hanya dilihat dari kick back. Bisa juga dilihat dari unsur lain. Misalnya saja, ada sesuatu yang diperjanjikan.
"Unsur tindak pidana korupsinya kan dari unsur mengambil keuntungan pribadi itu, mengambil imbalan secara melawan hukum, ada sesuatu yang diperjanjikan enggak. Kalau ada sesuatu yang diperjanjikan sudah terpenuhi unsur itu," tandas Busyro.
Dalam putusan terhadap mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Budi Mulya disebut Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik dan pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek, negara dirugikan lebih dari Rp 8 triliun. (gil/jpnn)
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan telaah terkait penjualan PT Bank Mutiara ke J Trust Co, Ltd, ke sebuah perusahaan investasi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Luhut Pandjaitan: Banggalah Kau jadi Orang Indonesia
- Tukin PPPK Paruh Waktu 70% Gapok, SK Bisa jadi Jaminan Utang di Bank, Alhamdulillah
- ILDES Siap Gugat UU Kementerian ke MK Soal 5 Wamen Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN
- 5 Berita Terpopuler: Data Resmi BKN Terungkap, Honorer Satpol PP Teriak, Tolong Jangan Tolak PPPK Paru Waktu!
- Hasil Audit Dokumen Peserta PPPK 2024 Sudah Diserahkan, Ada Honorer Cemas
- RS Siloam ASRI Hadirkan Urinary Stone Center, Solusi Mengatasi Batu Saluran Kemih