KPK Akhirnya Minta Bantu Polri

jpnn.com - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya kewalahan menghadirkan Royani, sopir Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi Abdurrachman.
KPK bahkan harus meminta bantuan kepada Mabes Polri untuk mendatangkan sopir, yang menjadi saksi kunci suap pendaftaran peninjauan kembali di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat itu.
"Ya sekarang masih kami cari. Kami juga meminta bantuan Mabes Polri, doakan saja," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief di markasnya, Jumat (10/6).
Dia mengaku sudah mengantongi beberapa informasi mengenai posisi terakhir Royani. Hanya saja, ia masih enggan memberikan informasi ke publik. Yang pasti, ia menegaskan, Royani masih berada di Indonesia.
"Jadi, dia selalu berpindah-pindah tempat, setiap hari bergerak," tegas Laode. (boy/jpnn)
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya kewalahan menghadirkan Royani, sopir Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi Abdurrachman.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Menhut Beri Kabar Gembira Berkaitan Gunung Rinjani, Pendaki Sebaiknya Menyimak
- Unsur TNI AL Selamatkan Kapal MV Serenity-09 yang Mengalami Kerusakan Mesin di Samudra Pasifik
- Menko Polkam Budi Gunawan Tinjau Arus Balik Idulfitri 2025 di Jawa Timur
- Promo Arus Balik, KAI Beri Diskon 25 Persen untuk Tiket 13 Kereta, Cek Daftarnya
- Dirut PLN IP Apresiasi Ribuan Petugas yang Menjaga Kebutuhan Listrik saat Lebaran
- Kejaksaan Terancam Dilarang Usut Rasuah, Pakar: Senjakala Pemberantasan Korupsi