KPK Belum Bidik Tersangka Baru Suap Kementerian PUPR

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menegaskan, pihaknya masih terus mengembangkan penyidikan dugaan suap anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Penggeledahan, pemanggilan dan pencekalan terhadap anggota Komisi V DPR Fraksi Partai Golkar Budi Supriyanto juga merupakan bagian pengembangan kasus ini.
"Itu bagian dari pengembangan kasus. Jika misalnya ada hubungannya akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Laode, kemarin (22/1).
Namun, Laode enggan buru-buru menetapkan tersangka baru dalam kasus ini.
Akademisi Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, itu mengatakan semuanya tergantung pada alat bukti yang dimiliki.
"Itu harus dilihat berdasarkan fakta-fakta atau bukti-bukti yang didapat penyidik," katanya.
Dalam kasus ini, KPK baru menjerat empat tersangka. Yakni, anggota Komisi V DPR Damayanti Wisnu Putranti, dua stafnya Julia Prasetyarini, Dessy A Edwin dan Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir. Mereka terjaring operasi tangkap tangan KPK karena dugaan suap. (boy/jpnn)
JAKARTA - Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menegaskan, pihaknya masih terus mengembangkan penyidikan dugaan suap anggaran Kementerian Pekerjaan Umum
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kementan Bersama NCA dan UGM Menggelar Konsultasi Bekerja di Pertanian Jepang
- Kepala BKN: PNS & PPPK Aset Negara, Harus Dilindungi, Ditingkatkan Kesejahteraannya
- Ahmad Ali Mangkir dari Panggilan KPK terkait Kasus TPPU Rita Widyasari
- Usut Gratifikasi ke Pejabat Pajak, KPK Periksa Bos Bharata Millenium Pratama hingga BPR Olympindo
- Usut Korupsi Kereta Api, KPK Periksa Pihak Wika dan Adhi Karya
- Ajudan Panglima TNI Diduga Intimidasi Wartawan, Iwakum Mengecam & Tuntut Pengusutan