KPK Beri Jalan Polri
Relakan Periksa Whistle Blower Suap Simulator SIM
Minggu, 12 Agustus 2012 – 05:19 WIB
Saat itu, Bareskrim Polri pun menyebut tak ada bukti keterlibatan mereka dalam permainan kasus atau ikut mencicipi sebagian dana yang dikucurkan Gayus hingga puluhan miliar rupiah. Akibatnya, mereka hanya dikenakan sanksi kode etik dan disiplin berdasarkan sidang kode etik dan profesi di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.
Contoh lain, ketika Polri berhadapan dengan kasus rekening gendut perwira tinggi Polri. Kepolisian mengklaim tak ada tindak pidana dalam 23 rekening milik perwira tingginya. Polri juga tak mau mengungkap identitas pemilik rekening beserta besarannya meskipun Komisi Informasi Pusat (KIP) telah memutus bahwa informasi nama pemilik rekening beserta besaran nilai hartanya yang dikategorikan wajar adalah informasi yang terbuka.
Bambang menyebut berbagai kasus yang terkatung-katung penanganannya hingga bertahun-tahun juga membuat publik tak percaya polisi.”Selama ini banyak kasus yang tak tuntas, masyarakat khawatir kasus korlantas ini juga akan tidak tuntas jika ditangani polisi,” ujarnya.
Secara terpisah, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menyampaikan saat ini tengah terjadi ketidakpercayaan publik yang bersifat masif terhadap seluruh pranata dan norma. Gejala ini melanda parpol, lembaga pemerintahan, sampai ormas –ormas.’’Gejala ini perlu diperbaiki sedikit –sedikit. Di mana ada peluang memunculkan trust itu, kita harus mengkanalisasinya,’’ kata Romi –begitu Romahurmuziy biasa disapa saat dalam diskusi di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, kemarin.
JAKARTA---Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) legawa dengan keinginan penyidik Polri memeriksa Bambang Soekotjo. Dia adalah saksi kunci sekaligus
BERITA TERKAIT
- Kemendagri Apresiasi Kinerja Pj Gubernur Sumut, Luar Biasa
- 5 Berita Terpopuler: Pernyataan BKN Keluar, Kepastian Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu Ada tetapi Tanpa Tunjangan, Waduh
- Gaji PPPK Paruh Waktu Rp 3,8 Juta, Jam Kerja Part Time Belum Jelas
- Peradi Masih jadi Pilihan Utama Calon Advokat Untuk Ikuti PKPA
- Masjid Indonesia Pertama di Yokohama Jepang Resmi Dibangun
- KAI Properti Dukung Pelestarian Lingkungan Melalui Aksi Tanam Pohon