KPK Cecar Ipar Jokowi terkait Pengaturan Lelang di Kemenhub
jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengusaha Billy Haryanto atau yang dikenal sebagai Billy Beras terkait pengaturan lelang dan aliran uang.
KPK memeriksa ipar Presiden Ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) itu pada Selasa (19/11).
Dia diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Jawa Bagian Barat yang kemudian menjadi BTP Kelas 1 Bandung.
Selain Billy, KPK juga memanggil Direktur PT. Calista Perkasa Mulia dan pemilik dari PT. Wiirajasa Persada Sudaryanto.
"Saksi BH dan S didalami oleh penyidik terkait peran saksi dalam pengaturan lelang dan pemberian fee-fee proyek," kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika dalam keterangannya.
Selain dua pihak itu, KPK juga memanggil Karyawan PT. Wirajasa Persada & PT. Calista Perkasa Mulia Widhi Nugroho dan Direktur PT Laudza Engineer Consultant Suparna.
Tessa mengatakan keduanya tidak hadir. Widhi sedang sakit, sedangkan Suparna berada di luar kota.
"Keduanya meminta penjadwalan ulang di minggu depan," jelas Tessa.
KPK terus mengusut kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa perkeretaapian.
- KPK Sebut Belum Ada Tersangka Baru terkait Kasus e-KTP
- Tanggapi Dukungan Jokowi Kepada Ridwan-Suswono, Syafrudin Budiman: Tanda-Tanda Kemenangan
- Pilkada Landak: Kaesang Sebut Heri-Vinsesius Didukung Jokowi & Prabowo
- Riyono Komisi IV: Kenaikan PPN Bertentangan dengan Spirit Ekonomi Pancasila
- KPK Didesak Dalami Info Pertemuan Abdul Gani Kasuba dan Anak Komisaris Mineral Trobos
- Agun Gunandjar Sebut KPK Tersangkakan 2 Orang Baru di Kasus e-KTP