KPK Cegah Istri Edhy Prabowo dan Petinggi PT PLI Bepergian ke Luar Negeri
Iis bersama suaminya, Edhy Prabowo dan sejumlah pihak lainjya diketahui diamankan setibanya di Bandara Soekarno-Hatta dari lawatan ke Hawaii, Amerika Serikat.
KPK menduga, di Hawaii, Iis dan Edhy berbelanja sejumlah barang mewah seperti jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton, hingga baju Old Navy dengan nilai total Rp 750 juta. Uang itu diduga berasal dari suap izin ekspor benur.
Sementara, Neti merupakan istri dari pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK) Siswadhy yang juga telah menyandang status tersangka. PT ACK diduga memonopoli bisnis kargo ekspor benur atas restu Edhy Prabowo dengan tarif Rp 1.800 per ekor.
Dalam menjalankan monopoli bisnis kargo tersebut, PT ACK menggunakan PT Perishable Logistics Indonesia (PLI) sebagai operator lapangan pengiriman benur ke luar negeri.
BACA JUGA: Mbak NO Lagi Menonton TV di Rumah, Tiba-tiba Disergap Tetangga Bejat, Terjadilah
Deden dan Dipo Tjahjo Pranoto yang disebut sebagai pengendali PT PLI juga turut diamankan dan dimintai keterangan oleh tim Satgas KPK. Namun, setelah dimintai keterangan, keempat orang itu dilepas dengan status sebagai saksi. (tan/jpnn)
KPK mengajukan pencekalan terhadap empat orang saksi. Salah satunya istri Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- 3 Orang Ini Dicekal KPK Terkait Korupsi Pengadaan Truk di Basarnas
- Inilah Dosa Gazalba Saleh, Terima Gratifikasi Lalu Sunat Hukuman Edhy Prabowo Cs
- Dihukum 5 Tahun karena Terima Suap, Edhy Prabowo Sudah Bebas Sejak Agustus 2023
- Proyek APD Senilai Rp 3,03 Triliun di Kemenkes Dikorupsi, 5 Orang Dicekal KPK
- KPK Setor Rp 72 Miliar Milik Edhy Prabowo ke Negara
- MA Kurangi Hukuman Edhy Prabowo, KPK: Tidak Mencerminkan Keagungan Sebuah Mahkamah