KPK dan Kemenkominfo Pertegas Kerja Sama Penyadapan

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mendatangi markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (6/10).
Kedatangannya untuk meresmikan kerja sama antara kementerian yang dipimpinnya dengan komisi antirasuah. "Tanda tangan perjanjian kerja sama dengan KPK, kalau tidak salah perpanjangan kerja sama pasal 12 UU KPK," kata Rudi di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa pagi.
Rudi tak menjelaskan secara gamblang kerja sama apa yang dijalin kedua lembaga. Yang jelas, salah satu yang diatur dalam Pasal 12 Undang-undang KPK adalah kewenangan menyadap dan merekam pembicaraan dalam penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan.
Namun, Rudi menampik kerjasama yang dimaksud adalah audit terhadap penyadapan yang dilakukan KPK selama ini. Menurutnya, rencana audit saat ini masih menunggu putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).
"Belum tahu, kan besok ada putusan MK mengenai tata cara," pungkas dia sembari masuk ke dalam Gedung KPK. (dil/jpnn)
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mendatangi markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Iwakum Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan oleh Ajudan Panglima TNI
- KPK Periksa Edwar Darwis terkait Kasus Korupsi Rujab DPR
- Ke Magelang, Prabowo Akan Pimpin Parade Senja di Retret Kepala Daerah
- Kementan Bersama NCA dan UGM Menggelar Konsultasi Bekerja di Pertanian Jepang
- Kepala BKN: PNS & PPPK Aset Negara, Harus Dilindungi, Ditingkatkan Kesejahteraannya
- Ahmad Ali Mangkir dari Panggilan KPK terkait Kasus TPPU Rita Widyasari