KPK Dianggap Gagal Mencegah Korupsi

jpnn.com, JAKARTA - Pansus Hak Angket KPK menggelar rapat dengan pakar hukum pidana Romli Atmasasmita, Selasa (11/7).
Rapat itu untuk menggali informasi ihwal kedudukan KPK, mekanisme cek and balances, pelaksaan tugas dan kewenangan KPK dalam sistem peradilan pidana.
“Kami ingin mengetahui kedudukan KPK dalam criminal justice system," kata Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Dossy Iskandar yang memimpin rapat.
Di awal paparannya, Romli menyebut bahwa KPK gagal dalam melaksanakan fungsi pencegahan korupsi. KPK hanya mengutamakan penindakan. Karenanya Romli menilai KPK tidak bisa menjalankan fungsi koordinasi dan supervisi maupun pencegahan.
Menurut Romli, kalau pimpinan KPK paham bagaimana cara kerja sama pencegahan dan penindakan korupsi, harusnya lebih mengutamakan mencegah rasuah.
"Seharusnya penindakan baru disusul pencegahan. Ini KPK gagal dalam strategi pencegahan," paparnya.
Menurut Romli, pimpinan KPK tidak paham hubungan tugas satu sama lainnya. Seolah-olah penindakan dianggap untuk integritas.
"Semua strategi pencegahan hanya untuk menunjukkan KPK ada di sana, tapi tidak dimonitor dan dicegah sampai tidak terjadi korupsi," paparnya.
Pansus Hak Angket KPK menggelar rapat dengan pakar hukum pidana Romli Atmasasmita, Selasa (11/7).
- GMSK Dukung KPK Dalami Keterlibatan Febrie Diansyah di Kasus TPPU SYL
- KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Febri Diansyah
- Pengacara Ungkap Tiga Kelemahan Jaksa Jawab Eksepsi Hasto, Silakan Disimak
- Jaksa KPK Mengakui Delik Perkara Hasto Bukan terkait Kerugian Negara
- Guntur Romli Tuduh KPK Pakai Cara Kotor untuk Ganggu Pembelaan Hasto
- Jaksa KPK Tegaskan Perkara Hasto Murni Penegakan Hukum