KPK Disebut sebagai Lembaga Hukum Paling Tidak Dipercayai Publik, Ini Sebabnya

jpnn.com, JAKARTA - Pegiat antikorupsi Febri Diansyah menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga penegak hukum yang paling tidak dipercaya publik saat ini.
Hal tersebut terlihat dari data survei yang ditampilkan Febri saat mengisi materi di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 HIPMI di Jakarta Convention Center (JCC), belum lama ini.
Dari data itu, KPK berada di urutan keenam di bawah Kejaksaan, Pengadilan, dan kepolisian dalam kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum dalam hal korupsi.
Menurut Febri, kepastian hukum di Indonesia sudah dicederai oleh oknum penegak hukum yang bermain dengan pengusaha.
"Tingkat kepercayaan publik yang rendah terhadap KPK dapat memicu alarm kekhawatiran terhadap independensi dan kepastian hukum, terutama menjelang tahun politik 2024," kata dia.
Dia mengatakan bahwa mafia merusak kepastian hukum dan membuat aparat bisa dibeli untuk menyasar sekelompok politik dan bisnis tertentu.
Padahal, kepastian hukum merupakan faktor yang sangat penting bagi pertumbuhan bisnis dan investasi di tanah air.
"Independensi penegak hukum adalah kunci mewujudkan kepastian hukum," jelasnnya.
Febri Diansyah menilai KPK sebagai lembaga penegak hukum yang paling tidak dipercaya publik saat ini.
- KPK Sinyalir Uang Jutaan Dolar dari Izin Tambang era Rita Mengalir ke Japto dan Ahmad Ali
- KPK Sinyalir Satori dan Heri Gunawan Selewengkan Dana CSR BI Lewat Yayasan
- KPK Telusuri Aset Wali Kota Semarang Hevearita, Potensi Penyitaan Menguat
- Mbak Ita & Suami Ditahan KPK, Balai Kota Semarang Sambut Pimpinan Baru
- KPK Dalami Korupsi Shelter Tsunami NTB, Waskita Karya Berpotensi Jadi Tersangka Korporasi
- Seusai Mengakhiri Jabatan Wali Kota Semarang, Mbak Ita dan Suami Langsung Ditahan KPK