KPK Juga Periksa Petinggi Mandiri dan Mantan Hakim MK

jpnn.com - JAKARTA -- Selain mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva, Komisi Pemberantasan Korupsi juga memanggil bekas Hakim MK Muhammad Alim, Rabu (2/11). Alim diperiksa sebagai saksi suap sengketa Pilkada Buton 2011 untuk tersangka Bupati Samsu Umar.
"Diperiksa untuk tersangka SU," kata pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak, Rabu (2/11).
Alim dan Hamdan merupakan anggota panel yang dipimpin mantan Hakim MK Akil Mochtar untuk sengketa Pilkada Buton 2011.
Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan Samsu sebagai tersangka penyuap Akil Rp 1 miliar.
Sedangkan Akil sudah divonis seumur hidup atas berbagai perkara suap, gratifikasi dan pencucian uang terkait sengketa Pilkada di MK.
Selain Hamdan dan Alim, KPK juga memanggil Kepala Cabang Bank Mandiri Prioritas I Gede Chadrayasa, Kepala Cabang Bank Mandiri Pontianak Andri Antoni.
Mereka juga akan diperiksa sebagai saksi untuk Samsu Umar.
Seperti diketahui, MK memutuskan mengabulkan gugatan sengketa Pilkada Buton yang diajukan Samsu Umar.
JAKARTA -- Selain mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva, Komisi Pemberantasan Korupsi juga memanggil bekas Hakim MK Muhammad Alim, Rabu
- PTPN I Meraih 3 Penghargaan pada Indonesia Sustainability Award 2025
- Bethsaida Hospital Raih Smart Hospital of the Year di Global Health Awards 2025
- Peringati HUT ke-59 Yayasan Trisakti, Anton Lukmanto Dorong Semangat Rekonsiliasi
- Rano Karno Berniat Rekrut 1.000 Personel Damkar per Tahun di Jakarta
- Izin Belum Beres, Penerbangan Fly Jaya ke Karimunjawa Ditunda hingga Juli 2025
- SIF Perkuat Kemampuan Pendidik & Terapis Indonesia untuk Anak-Anak Berkebutuhan Khusus