KPK Kesulitan Periksa Istri Mantan Wakapolri
Selasa, 18 Mei 2010 – 18:38 WIB

KPK Kesulitan Periksa Istri Mantan Wakapolri
JAKARTA - Empat terdakwa penerima travel cheque dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia telah divonis bersalah, kemarin (17/5). Namun pemberinya, yaitu Nunun Nurbaeti, masih belum terjangkau proses hukum. Namun demikian Haryono juga menegaskan, kasus dugaan suap tersebut masih jauh dari selesai. Menurutnya, fakta-fakta yang terungkap selama persidangan perkara suap DGS BI tersebut merupakan informasi pentinguntuk peyidik KPK agar jalan terus melakukan penyidikan.
Nunun yang disebut terkena penyakit lupa yang parah, belum pernah sekalipun dihadirkan di persidangan hingga vionis dijatuhkan. Wakil Ketua KPK Haryono Umar menyatakan, upaya untuk menghadirkan Nunun Nurbaeti yang namanya kerap disebut dalam persidangan atas Dhudie Makmun Murod, Udju Djuhaeri, Endin AJ Soefihara dan Hamka Yandhu itu, bukanlah perkara mudah.
Baca Juga:
Haryono mengatakan, KPK masih akan mengkaji dulu persoalan itu sekaligus mencari secara pasti keberadaannya yang sempat disebut-sebut berada di Singapura. “Pertama kita ingin mengkaji dulu, kemudian tentunya pengadilan kemarin meminta untuk dihadirkan segala macam. Kalau umpamanya kita sudah tau persis berada di mana dan memungkinkan, bisa-bisa saja. Tapi sampai sekarang kita tak tahu persis berada dimana. Dan itu kan di negara lain tentu prosesnya tidak semudah di Indonesia. Di sana agak beda dengan kita,” ujar Haryono ketika ditemui usai menghadiri Penandatanganan Pakta Integritas Peserta Pilkada 2010, di JIE Expo Kemayoran Jakarta (18/5).
Baca Juga:
JAKARTA - Empat terdakwa penerima travel cheque dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia telah divonis bersalah, kemarin (17/5).
BERITA TERKAIT
- Usut Kasus Digitalisasi, KPK Periksa Syarif Ali Idrus
- KPJ Healthcare Malaysia Tawarkan Wisata Medis Berkualitas Bagi Pasien Indonesia
- Jelang Seleksi Kompetensi PPPK Tahap 2, Honorer Satpol PP Ajukan 5 Tuntutan, Poin 4 & 5 Menohok
- Tanggapi Kisruh Grup Musik Sukatani, DPR: Kapolda Tidak Bisa Lepas Tanggung Jawab
- Kapolri Jenderal Listyo Tegaskan TNI-Polri tetap Solid Pascainsiden di Mapolres Tarakan
- Wamen Viva Yoga Ajak Perguruan Tinggi Berkolaborasi Membangun Kawasan Transmigrasi