KPK Minta Sekretaris MA Lengkapi Dokumen LHKPN

jpnn.com - JAKARTA - Sekretaris Mahkamah Mahkamah Agung (MA) Nurhadi sudah melaporkan harta kekayaan miliknya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada November 2012. Meski demikian, berkas laporan harta kekayaan penyelenggaraan negara (LHPKN) Nurhadi belum lengkap.
"Yang bersangkutan sudah pernah lapor kekayaan pada tanggal 7 November 2012 dan diterima KPK tanggal 8 November 2012. Saat itu setelah dicek, ada kekurangan kelengkapan dokumen," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP saat dihubungi wartawan, Selasa (18/3).
Johan menjelaskan, KPK sudah beberapa kali melayangkan surat kepada Nurhadi supaya menyerahkan dokumen pendukung LHKPN. KPK, kata dia, terakhir menyurati Nurhadi pada tanggal 15 Januari 2014. Meski demikian, sampai hari ini belum ada respon dari Nurhadi.
"KPK kemudian meminta yang bersangkutan melengkapi tapi hingga sekarang belum dilengkapi," ujar Johan.
Johan mengaku KPK belum bisa mempublikasikan jumlah kekayaan yang dilaporkan Nurhadi. Sebab, berkas LHKPN milik Nurhadi belum lengkap dan belum bisa diverifikasi. (gil/jpnn)
JAKARTA - Sekretaris Mahkamah Mahkamah Agung (MA) Nurhadi sudah melaporkan harta kekayaan miliknya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada November
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- KPK Periksa Edwar Darwis terkait Kasus Korupsi Rujab DPR
- Ke Magelang, Prabowo Akan Pimpin Parade Senja di Retret Kepala Daerah
- Kementan Bersama NCA dan UGM Menggelar Konsultasi Bekerja di Pertanian Jepang
- Kepala BKN: PNS & PPPK Aset Negara, Harus Dilindungi, Ditingkatkan Kesejahteraannya
- Ahmad Ali Mangkir dari Panggilan KPK terkait Kasus TPPU Rita Widyasari
- Usut Gratifikasi ke Pejabat Pajak, KPK Periksa Bos Bharata Millenium Pratama hingga BPR Olympindo