KPK Persiksa Anak Buah Hartati Lagi

jpnn.com - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil bekas pegawai Hardaya Inti Plantation Gondo Sudjono, sebagai penyidikan penerimaan hadiah terkait pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Selasa (23/7).
Gondo yang juga pernah terjerat dalam kasus ini, akan diperiksa untuk tersangka Toto Listyo, bekas Direktur PT Hartati Inti Plantation.
Gondo sudah tiba di KPK sekitar pukul 10.20. Namun, ia enggan berkomentar. Gondo cuma memberikan senyuman sembari melambai ke arah wartawan.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Selasa, (23/7).
Selain Gondo, KPK juga meminta keterangan dari Corporate Treasury PT Central Ciota Murdaya. Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama.
Pada 12 November 2012, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memonis Gondo satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan.
Selain itu, Hartati Murdaya juga sudah divonis 3,5 tahun penjara dalam perkara itu. Sedangkan bekas Bupati Buol, Amran Abdullah Batalipu, dijatuhi hukuman selama tujuh tahun penjara. (boy/jpnn)
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil bekas pegawai Hardaya Inti Plantation Gondo Sudjono, sebagai penyidikan penerimaan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Pelajar Indonesia Raih Prestasi Gemilang dalam Ujian Cambridge International
- Berkontribusi Menekan Prevalensi Penyakit Kronis, Prodia Gelar Seminar Dokter Nasional
- Oneject Indonesia Luncurkan Mesin Hemodialisa & Kantong Cuci Darah, Menkes Bilang Begini
- Pemkot Sukabumi Tak Izinkan Kegiatan Pasar Kaget Selama Ramadan
- Setelah Ikut Retret, Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Siap Sinergikan Program Pusat dan Daerah
- Keluarga Almarhumah Kesya Lestaluhu dan Kepala Suku Biak Mengadu ke Komnas Perempuan