KPK Tak Takut Dalami Dana Kampanye SBY

jpnn.com - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tidak takut untuk mendalami laporan audit akuntan independen mengenai penerimaan dan pengeluaran dana kampanye Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono dalam pilpres 2009. Ya, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang menyampaikan laporan itu ke KPK.
Menurut Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, rasa takut itu hanya kepada Tuhan. "Halah takut itu kepada yang di atas," ujar Busyro di STIE Perbanas, Jakarta, Selasa (1/4).
Namun Busyro menjelaskan, apa yang disampaikan Anas tidak ada kaitannya dengan kasus yang menjerat Ketua Umum Persatuan Perhimpunan Indonesia itu. Karena itu, mereka menyarankan agar Anas melapor ke pengaduan masyarakat (dumas).
"Anas itu kan kalau yang itu kan di luar perkara Hambalang yang tersangkut dengan biaya politik, kampanye yang dulu kan sisi lain, biarkan aja laporan lewat dumas," ucap Busyro.
Menurut Busyro, apabila Anas melapor ke dumas maka mereka akan menelaah laporan itu. "Ya ditelaah dong. Semua ditelaah," tandasnya.
Seperti diberitakan, Anas merupakan tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah penerimaan hadiah dalam proses perencanaan Hambalang atau proyek-proyek lainnya. Sejak 10 Januari lalu, Anas ditahan di Rumah Tahanan KPK.
Setelah itu, KPK menetapkan Anas sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Anas dijerat dengan Pasal 3 dan atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan atau Pasal 3 ayat (1) dan atau Pasal 6 ayat (1) UU Nomor 15 tahun 2002 tentang TPPU jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (gil/jpnn)
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tidak takut untuk mendalami laporan audit akuntan independen mengenai penerimaan dan pengeluaran
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Selesai Diperiksa KPK, Hasto Jawab 52 Pertanyaan Pengulangan
- Perusahaan Transformasi Digital Lokal Jalin Kerja Sama dengan Aplikasi Pengantar Makanan Asal Brunei
- Menyambut Ramadan & HUT ke-5, IFG Bagikan Ratusan Paket Sembako
- Jangan Tolak PPPK Paruh Waktu, Gaji dan Tunjangan Hampir Setara, Ada THR
- Kepala B2PMI Ajak Praja IPDN Gaungkan Tagar #KerjaSajaDuludiLuarNegeri
- Ini Respons Prabowo soal Kasus Pertalite Dioplos Jadi Pertamax