KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Innospec

jpnn.com - JAKARTA - Direktur PT Soegih Interjaya M Syakir (MSY) ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus suap proyek pengadaan bahan bakar Tetra Ethyl Lead (TEL) di PT Pertamina pada tahun 2004-2005.
"Suap terkait TEL Pertamina, KPK menemukan dua alat bukti untuk satu orang tersangka yaitu MSY, Direktur PT SI Innospec perwakilan Indonesia," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di kantornya, Senin (5/10).
Syakir dijerat dengan Pasal Pasal 5 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP. Pasal itu membahas soal tindak pidana suap.
Pengadilan Tipikor Jakarta sebelumnya sudah menjatuhkan vonis terhadap rekan Syakir bernama Willy Sebastian Lim dalam kasus yang beken dengan sebutan kasus Innospec ini. Direktur PT Soegih Interjaya itu dipidana penjara selama tiga tahun.
Sementara satu orang lagi yang terlibat dalam kasus ini masih dalam proses disidang sebagai terdakwa. Dia adalah Suroso Atmomartoyo selaku direktur pengolahan PT Pertamina.
Willy bersama Syakir dinilai terbukti menyuap Suroso dalam bentuk uang tunai USD 190 ribu serta fasilitas transportasi dan akomodasi ke London, Inggris. Suap dimaksudkan agar Pertamina tetap membeli TEL dari PT Soegih Interjaya. (dil/jpnn)
JAKARTA - Direktur PT Soegih Interjaya M Syakir (MSY) ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus suap proyek pengadaan bahan bakar Tetra Ethyl
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Cuaca Hari Ini: Sebagian Kota Besar Diguyur Hujan
- Ziarah Rohani Mencari Kedamaian Hati di Semana Santa Larantuka
- RUU ASN Masuk dalam Tahap Penyempurnaan Naskah Akademik
- BKBK Jadi Cara Herman Deru Dorong Percepatan Pembangunan Infrasturktur Lahat
- Begini Evakuasi Pendaki Wanita Asal Bekasi yang Kolaps di Gunung Sindoro
- GM FKPPI Tegaskan Komitmen Jaga Demokrasi di Tengah Transformasi Peran TNI