KPU Rawan Digugat
Rabu, 17 Oktober 2012 – 10:35 WIB

KPU Rawan Digugat
“Karena dengan data penduduk yang lebih sedikit dari data yang sesungguhnya, parpol hanya perlu menutupi data yang lebih kecil dari yang sesungguhnya. Asumsinya justru ini meringankan parpol,”katanya. Oleh sebab itu meski selisihnya lumayan besar, yakni 5 jutaan. “Tapi jika tidak ada yang menggugat, maka data versi KPU lah yang dipakai,”katanya kemudian.
Secara terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Ahmad Rofiq, juga menyatakan hal yang sama. Hanya saja ia berharap agar perbedaan data kependudukan tersebut tidak terjadi dalam proses penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan ditetapkan KPU dalam tahapan pemilu selanjutnya.
“Karena proses politik persiapan tahapan pemilu ini harus berjalan, maka mau tidak mau KPU harus menetapkan jumlah penduduk itu, meski pemerintah belum mengumumkan jumlah penduduk secara resmi,”katanya memaklumi.(gir/jpnn)
JAKARTA -Perbedaan jumlah data kependudukan antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam tahapan verifikasi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Lola Nelria Desak Proses Hukum Transparan dan Pencabutan Izin Dokter Terduga Pemerkosa
- PSI Dorong Megawati Menemui Jokowi, Ferdinand: Akalnya di Mana
- FPN Wanti-Wanti Prabowo soal Rencana Evakuasi 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
- Ada Kabar Pilkada Banggai Bakal Rusuh, Masyarakat Diimbau Jangan Termakan Isu
- Gerindra Happy Kepemimpinan Prabowo Didukung Megawati
- Setelah Bersua Prabowo, Sebaiknya Megawati Juga Bertemu SBY dan Jokowi