KPU Sumut Tak Berani Ambil Alih Pilkada Medan
Sabtu, 01 Mei 2010 – 03:55 WIB
JAKARTA -- Rencana pertemuan KPU Medan, KPU Sumut, dan KPU Pusat yang dijadwalkan Jumat (30/4), batal digelar. Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution yang dihubungi JPNN dari Jakarta, mengatakan, rencana pertemuan batal. "KPU Medan membatalkan tanpa alasan yang jelas," kata Irham yang masih berada di Medan. Padahal, lanjutnya, pada pertemuan Kamis (29/4) petang di Medan, KPU Medan menyatakan siap ke Jakarta bersama KPU Sumut. Dimintai ketegasan mengenai langkah apa yang akan diambil KPU Sumut, Irham mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk dari KPU Pusat. Sementara, Andi Nurpati mengatakan, sudah tidak perlu petunjuk-petunjuk lagi karena semua kewenangan KPU Pusat sudah dilakukan. "Mau petunjuk apa lagi," ujar Andi.
Lantas apa yang akan dilakukan KPU Sumut? Irham hanya mengatakan bahwa pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan KPU Medan bahwa lembaga KPU bersifat hirakhies dan keputusan KPU Pusat harus dilaksanakan. "Tapi mereka (KPU Medan) tetap pada keputusan semula," ujar Irham.
Baca Juga:
Apakah ada rencana mengambil alih sisa tahapan pilkada? Irham mengatakan, belum sampai ke rencana itu. Katanya, pengambilalihan bisa dilakukan bila KPU Medan menyatakan sudah tidak sanggup lagi meneruskan tahapan pilkada. Alasan lain, di peraturan perundang-undangan, mekanisme pengambilalihan tahapan pilkada oleh KPU tingkat atasnya ini tidak diatur secara jelas. Satu alasan lagi, karena tahapan pilkada sekarang sudah pada pencetakan surat suara, yang sebagian sudah siap didistribusikan. "Ini kondisi sulit," ucapnya.
Baca Juga:
JAKARTA -- Rencana pertemuan KPU Medan, KPU Sumut, dan KPU Pusat yang dijadwalkan Jumat (30/4), batal digelar. Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution
BERITA TERKAIT
- Megawati Sebut Mundur Lebih Terhormat daripada Dipecat, Sindir Jokowi?
- HUT ke-52 PDIP: Megawati Perintahkan Kader Bonding dengan Rakyat
- Pemerintah Pertimbangkan Melantik Dahulu Kepala Daerah Tak Bersengketa di MK
- Dituding Berperan Memenangkan Istri di Pilkada Serang, Mendes PDT Merespons
- Megawati Anggap Ganjar Sudah Benar Bersikap Tolak Kedatangan Israel ke Indonesia
- Ahmad Yohan DPR Minta Pemerintah Bergerak Cepat Atasi Wabah PMK Sapi